5 Tips Penggunaan Perekat Keramik Yang Tepat

Jika anda pernah ingat cara pemasangan tekel atau ubin pada rumah anda, mungkin anda akan membayangkan mencampur air, semen, dan pasir dalam porsi tertentu dan memakainya untuk memasang tekel. Tetapi tahukah anda, proses pemasangan ubin atau keramik sudah tidak lagi begitu rumit? Seiring perkembangan teknologi, produsen bahan material memiliki terobosan baru untuk membantu proses pengerjaan konstruksi. Salah satu terobosan yang dihasilkan adalah Perekat Keramik.

Perekat keramik merupakan salah satu fungsi semen instan yang digunakan secara khusus untuk membantu pemasangan keramik anda. Walaupun begitu, tidak berarti kita bisa sembarangan menggunakan semen instan tersebut. Ada beberapa tips yang bisa anda ikuti agar penggunaan semen perekat keramik dapat maksimal. Mari kita simak bersama!

1.   Perhatikan Jenis Keramik Yang Akan Dipakai

pemasangan keramik warna hitam

Keramik memiliki berbagai macam dan jenis. Berasal dari bahasa Yunani Keramikos yang memiliki arti bentuk tanah liat yang melalui proses pembakaran. Dengan berbagai bentuk dan rupa, keramik dapat digunakan hampir di seluruh bagian rumah anda. Tiap jenis keramik juga memiliki karakteristik dan ciri khas sendiri. Carilah informasi tentang keramik yang anda akan gunakan dan kenali karakteristiknya.

2.   Perhatikan Fungsi Keramik

keramik outdoor

Dengan berbagai pilihan yang ada, keramik dapat digunakan hampir di seluruh bagian rumah anda. Perhatikan fungsi kermaik yang akan anda pasang. Apakah ia hanya sebagai hiasan di dinding atau sebagai pijakan tanah yang anti selip di garasi? Anda dapat menambahkan material khusus untuk membantu keramik tersebut menjalankan fungsinya agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

3. Rendam Keramik Sebelum Pemasangan

keramik dibasahi dengan air

Salah satu trik yang dapat anda lakukan sebelum pemasangan adalah merendam keramik terlebih dahulu. Pori-pori keramik akan menyerap air dan membuatnya lebih lentur. Hal ini akan mencegah keramik menjadi licin ketika pemasangan. Tak hanya itu, keramik akan lebih mudah dipasang dan tidak mudah pecah.

4.   Tentukan Titik Awal Pemasangan

pemasangan keramik ke semen

Penentuan titik dari awal pemasangan harus dilakukan sebelum pemasangan dimulai. Tempat pemasangan keramik memiliki luas yang berbeda-beda. Jika tidak ditentukan dari awal, akan sangat menyulitkan anda untuk meneruskan pemasangan atau bahkan bisa merusak tatanan keramik anda.

5.   Buat Garis Grout Pada Perekat Keramik

pemasangan keramik ke semen dengan garis grout

Ketika mulai mempersiapkan semen perekat keramik anda, jangan lupa untuk membuat garis-garis grout pada semen anda sebelum keramik dipasangkan. Garis-garis grout berguna untuk mempercepat perekatan dan pengeringan. Garis-garis grout dapat mudah dibuat dengan menggunakan trowel. Trowel seperti ini dapat anda beli di toko bangunan terdekat ataupun platform belanja online kesukaan anda.

Untuk membantu anda memilih jenis perekat keramik yang berkualitas, kami sarankan untuk menggunakan produk RK Mortar tipe RK-480. RK-480 merupakan salah satu produk dari RK Mortar, secara spesifik sebagai perekat keramik. Dibuat dengan bahan pilihan dan melalui proses yang teliti, hasil penggunaan dari RK-480 kuat dan cepat kering. Mutu yang terjamin dan banyak digunakan oleh masyarakat membuat produk kami Kuat & Terpercaya.

perekat keramik RK 480

Baca Juga: Jenis-jenis Mortar Untuk Bata Ringan

Demikian artikel mengenai tips penggunaan perekat keramik yang tepat. Semoga artikel ini dapat menambah pengetahuan produk anda. Nantikan terus artikel terbaru dari kami yang akan membahas info seputar bahan bangunan dan industrinya.

KUAT & TERPERCAYA

Whatsapp: 0877-8300-2000

Instagram: rkmortar

Email: admin@rkmortar.com

One thought on “5 Tips Penggunaan Perekat Keramik Yang Tepat

  1. Pingback: 5 Penyebab Lantai Keramik Anda Mengalami Popping

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *